interested

Interested in Joining Our Team?

Become Our Team
interested

Interested in Making a Seminar?

Request Seminar
interested

Interested our product?

Buy Online

Mengawali Masa Emas Perkembangan Otak Si Kecil

img_article-kq8M32jOtsTs0pmu.jpg

Tahukah Anda bahwa tiga tahun pertama sejak lahir merupakan periode dimana miliaran sel Glial terus bertambah untuk memupuk neuron. Sel-sel syaraf ini dapat membentuk ribuan sambungan antar neuron disebut dendrite berbentuk mirip sarang laba-laba dan axon yang berbentuk memanjang. Sebagai catatan, anak-anak kita dilahirkan dengan 10 miliar neuron (sel syaraf) di otaknya. [dikutip dari website DepKes RI: www.depkes .co.id/bayi/otak]

Bukan tentang jumlah neuron dalam kepala si kecil yang ingin kami garis bawahi, namun tentang fakta bahwa tiga tahun pertama perkembangan si kecil merupakan masa-masa emas dalam pembentukan otak cerdasnya. Karena otak, tumbuh dengan sangat pesat dan akan mencapai 70-80% pada 3 TAHUN PERTAMA kehidupan si kecil. Memberi rangsangan secara tepat pada otak si kecil pada masa tersebut akan membantu si kecil mempertahankan sambungan neuron yang telah terbentuk saat proses eliminasi terjadi diusia 11 tahun.

Meski demikian, para orang tua tidak dapat secara sembarangan memberikan rangsangan dimasa tiga tahun pertama tersebut, karena mereka menyerap apa saja yang dilihat, didengar, dicium, dirasa dan disentuh dari lingkungan mereka. “Kemampuan otak merena untuk memilah atau menyaring pengalaman rasa tidak menyenangkan dan berbahaya belum berkembang.” papar dr. Susan, salah seorang nara sumber untuk website Departemen Kesehatan RI.

Memberikan stimulasi yang tepat adalah kunci keberhasilan mengawali masa emas perkembangan otak si kecil, stimulasi dapat diberikan dengan menanamkan kebiasaan membaca sejak usia 0 hari.  Biasakan membacakan buku kepada si kecil setidaknya 2 (dua) menit setiap hari, bantu si kecil untuk mempertahankan dan menambah sambungan neuron yang akan membentuk intelegensi dan kreatifitasnya di masa depan.

0 Comments